Bangsa Korup


tribunnews.com
Menyimak ratusan miliar rupiah uang rakyat dihambur-hamburkan oleh wakil rakyat dan pemerintah, rasanya kita logis untuk bertanya: masihkah ada kepekaan sosial mereka? Saat yang sama, sering di antara mereka berslogan dan beretorika di mana-mana soal kepedulian sosial, tak terkecuali di mimbar keagamaan. Nyatanya, penjarahan uang rakyat seperti tak kuasa menahan keimanan tersisa mereka.

Renovasi gedung hingga anggaran pengadaan yang tidak masuk akal besarannya, seperti berjalan tak terkendali. Kiranya banyak gedung SD roboh, atau jembatan putus, atau fasilitas publik rusak, tak jadi soal. Sengaja dibiarkan dan lebih memikirkan bagaimana mempercantik diri. Bahkan, atas nama kebaikan, penjarahan kemudian ditudingkan kepada pihak lain. Saling melempar tanggung jawab. Tidak ada sikap terbuka dan jujur untuk mengakui perbuatannya.


Korupsi mental sudah sedemikian akut di negeri ini. Kita tak pernah bisa percaya lagi kepada para pengambil kebijakan. Ratusan wakil rakyat di Senayan di daerah, tak lebih sekumpulan bandit yang selamat dilabeli buruk hanya karena berjas. Bandingkan dengan remaja dekil yang mencuri uang seribu atau sandal, tiba-tiba disebut maling oleh aparat kita!

Ini negeri sarat maling, ini negeri yang jauh dari kata barakah dari langit. Semua musibah, semua kecelakaan amat naif kalau dilepaskan dari tangan-tangan jahat para penjahat berkerah putih. Untuk sekadar membanggakan karya anak bangsa sendiri saja mereka harus mengorupsi. Inilah saatnya republik ini dibangkrutkan oleh mereka.

Nah, akankah kita membiarkan mereka eksis di tempatnya kini? Lantas, kapankah kita bergerak menggulingkan mereka di singgasana kenikmatannya?[]

1 komentar:

obat alami untuk kanker prostat mengatakan...

Miris jika membahas tentang ini pak...
Janji wakil rakyat:
1. Rakyat ingin sejahtera, saya wakili
2. Rakyat ingin kaya, saya wakili...
3. Rakyat ingin mobil bagus, say wakili
Semua hal yang nikmat mereka wakili, semua yang tidak mengenakkan mereka hanya berpaling muka...

Poskan Komentar

Terima kasih atas tanggapan berharga Anda untuk tulisan ini.